Pemeriksaan laboratorium tiroid

Pemeriksaan Laboratorium Tiroid, Ini Yang Harus Dilakukan

Pemeriksaan laboratorium kesehatan tiroid dilakukan pada bagian maupun fungsi kelenjar tiroid. Pemeriksaan laboratorium tiroid dilakukan dengan berbagai langkah, secara menyeluruh oleh dokter dibagian leher. Tujuan pemeriksaan kelanjar tiroid berfungsi mendiagnosis penyakit di kelenjar tiroid leher, maupun di organ tempat hormon tiroid bekerja, utamanya pada jantung dan saraf.

Tak banyak yang mengetahui bahwa leher terdapat kelenjar yang memiliki fungsi serbaguna? Ya, leher memiliki kelenjar tiroid yang mampu menghasilkan hormon yang berfungsi mengatur metabolisme tubuh. Hormon tiroid terdiri dari hormon T4 dan T3, dimana fungsinya mengatur pertumbuhan, penggunaan energi, perkembangan jaringan serta proses metabolisme pada organ jantung, saraf, organ reproduksi dan sistim pertahanan tubuh.

Pada kondisi tertentu, seperti saat defisiensi zat hingga adanya penyakit, kadar hormon tiroid akan mengalami peningkatan atau penurunan. Hal ini berakibat pada metabolisme.

Mengapa Pemeriksaan Laboratorium Tiroid Perlu Dilakukan

Pemeriksaan laboratorium tiroid dilakukan guna mendeteksi kelainan hormon. Pada kondisi tertentu, hormon ini terlalu banyak diproduksi sehingga jumlahnya meningkat dalam tubuh dan dalam dunia kedokteran disebut sebagai hipertiroidisme. Sebaliknya, pada keadaan lain, produksi hormon menurun yang dikenal sebagai hipotiroidisme.

Pemeriksaan laboratorium juga perlu dilakukan saat terdapat benjolan di leher. Ini ditujukan untuk melihat kemungkinan penyakit kanker tiroid dan struma nodosa. Beberapa indikasi medis yang memerlukan prosedur pemeriksaan tiroid di laboratorium antara lain:

  • Benjolan pada leher
  • Suara tiba-tiba serak
  • Gangguan menelan makanan
  • Mudah berkeringat
  • Merasa kedinginan
  • Kondisi Jantung berdebar
  • Gangguan tidur
  • Kecemasan
  • Mudah lupa
  • Mudah lelah
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Kelainan haid pada wanita

Persiapkan Sebelum Pemeriksaan Laboratorium Tiroid

Pemeriksaan laboratorium tiroid

Pemeriksaan laboratorium tiroid

Tidak ada persiapan khusus sebelum menjalani pemeriksaan laboratorium tiroid. Anda cukup menyiapkan mental sebelum menghadapi prosedur biopsi. Apa yang dilakukan tim medis saat prosedur pemeriksaan laboratorium tiroid?

Berikut ini adalah beberapa tahapan pemeriksaan laboratorium tiroid di Arkatama, diantaranya;

1. Anamnesis dokter

Dokter spesialis patologi klinik akan mengajukan pertanyaan mengenai kelainan yang terjadi di kelenjar tiroid atau organ yang berhubungan dengan hormon tiroid. Dokter Arkatama kemungkinan juga menanyakan tentang benjolan di sekitar leher, dan riwayat suara serak.

Riwayat lain berupa sulit menelan, mudah berkeringat, mudah merasa kedinginan, jantung berdebar, gangguan tidur, mudah cemas, mudah lupa, mudah lelah, turun berat badan juga dapat ditanyaakan saat pemeriksaan laboratorium tiroid dilakukan. Gejala tersebut berhubungan dengan fungsi hormon tiroid yang mengatur hampir sebagian besar metabolisme tubuh Anda.

2. Pemeriksaan fisik Laboratorium Tiroid

Dokter spesialis patologi klnik akan meraba bagian leher Anda untuk memeriksa ukuran kelenjar tiroid. Biasanya pasien akan diminta menelan ludah untuk membantu dokter menentukan batas kelanjar tiroid. Dengan pemeriksaan laboratorium tiroid sederhana ini, dokter dapat mendiagnosis adanya benjolan berbahaya pada kelenjar tiroid pasien.

3. Pemeriksaan darah

Pemeriksaan darah dilakukan guna mengevaluasi fungsi kelenjar tiroid melalui jumlah hormon tiroid di tubuh pasien. Dokter tidak menutup kemungkinan mengukur beberapa hormon terkait fungsi kelenjar tiroid seperti Free T4 (FT4), T3 dan TSH (Tiroid Stimulating Hormon). Sampel darah pasien akan dikirim ke laboratorium arkatama untuk pemeriksaan tiroid.

Melalui pemeriksaan ini, dokter dapat mendiagnosis pasien tentang kemungkinan hipertiroidisme hingga hipotiroidisme. Dari hasil pemeriksaan laboratorium tiroid ini dokter akan menelusuri dan mendiagnosis masalah kesehatan Anda. Misalnya berasal dari kelenjar tiroid atau organ lain yang terlibat.

4. Pemindaian

Secara umum, ketiga tahapan di atas sudah menegakkan diagnosis kesehatan tiroid. Namun, pada beberapa kasus, dokter akan meminta Anda untuk menjalani pemindaian melalui USG tiroid atau nuklir tiroid. Kondisi ini akan disesuaikan dengan kondisi klinis pasien. Dari pemeriksaan USG Tiroid, berguna menentukan jenis, bentuk, ukuran dan batas benjolan pada kelenjar tiroid jika pada pemeriksaan laboratorium belum dapat dipastikan.

5. Biopsi kelenjar tiroid

Bila terdapat benjolan dan dicurgai bersifat ganas, dokter menyarankan pemeriksaan atau melakukan biopsi tiroid di laboratorium. Biopsi tiroid umumnya dilakukan dengan teknik fine needle aspiration biopsy (FNAB). Tindakan ini dilakukan melalui pengambilan sampel jaringan di laboratorium pada kelenjar tiroid dengan jarum khusus. Selanjutnya, sampel tiroid dilakukan pemeriksaan laboratorium dan diperiksa di bawah mikroskop.

Hasil Pemeriksaan Tiroid

Pemeriksaan laboratorium tiroid dapat membantu mengarahkan dokter pada diagnosis tertentu. Pemeriksaan dapat memperlihatkan hipertiroidisme atau hipotiroidisme.

Kedua kondisi ini bukanlah penyakit tunggal. Dokter akan menelusuri lebih lanjut penyebab kondisi pasien, seperti kadar normal TSH adalah 0,4-4,0 mikroIU/ml, sedangkan kadar normal T3 adalah 0,9-1,95 ng/ml, dan kadar T4 adalah 4,4-12,5 mikogram.

Untuk masalah benjolan di leher, dengan menjalani pemeriksaan tiroid, Anda dapat mengetahui jenis, ukuran, bentuk dan yang terpenting adalah sifat benjolan: ganas atau jinak. Sehingga, pengobatan lanjutan yang diambil tidak terlambat.

Apa saja risiko dari pemeriksaan tiroid? Secara umum, tidak ada hal yang berbahaya dari rangkaian pemeriksaan laboratorium tiroid. Namun, pasien mungkin merasakan nyeri saat menjalani pengambilan sampel darah atau saat prosedur biopsi. Risiko perdarahan di leher juga mungkin terjadi pada tindakan biopsi. Namun ini jarang terjadi dan dapat diantisipasi sebelum pemeriksaan laboratorium tiroid dilakukan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ruko Cibinong City Center, Blok B No. 12B

Hubungi Kami Segera

Hubungi Kami Segera

021 2933 5171

Email Kami

Email Kami

lab.arkatama@gmail.com

Daftar Online

Daftar Online

Daftar Cek Lab